DPRD Sultra Desak Pemprov Segera Action Benahi Jalan Poros Ambaipua-Motaha

LANGITSULTRA.COM | KENDARI – Anggaran rehabilitasi jalan poros Ambaipua-Motaha, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) tahun anggaran 2022 telah dikucurkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra).

Olehnya itu, Komisi III DPRD Sultra yang turut andil memperjuangkan aspirasi masyarakat meminta agar pengerjaan jalan segera dilakukan pasalnya pemerintah sudah memorsikan untuk rehabilitasi alias pengaspalan.

Wakil Ketua Komisi III, Aksan Jaya Putra (AJP) mengatakan bahwa Pemprov menganggarkan pengerjaan jalan poros Ambaipua-Motaha kurang lebih Rp 6 miliar.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, kucuran dana tersebut berasal dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun anggaran 2022.

“Jadi untuk anggarannya memang pemerintah dan DPRD menganggarkan Rp6,4 miliar. Tapi diliat dari pemenang tender yang sudah ada berada di Rp6,3 miliar sekian-sekian”, ungkapnya pada Sabtu (21/5/2022).

Dirinya mengingatkan bahwa dengan porsi anggaran tersebut, Pemprov Sultra bisa mengaspal jalan poros Ambaipua-Motaha sepanjang 2,5 hingga 3 kilo meter (Km).

Namun, sambungnya, untuk titik dimana lokasi pengerjaannya, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Sultra itu membeberkan belum mengetahui secara pasti.

Aksan Kaya Putra – Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Sultra

“Untuk titiknya itu gawean Dinas PU Bina Marga dan SDA, yang jelas pemerintah dan DPRD sudah menganggarkan tahun ini”, terangnya.

Ditanya soal kapan pekerjaan jalan dilaksanakan, ia menyebut mengingat proses tender dilakukan sebulan yang lalu, harusnya Dinas PU Bina Marga dan SDA sudah membuat kontrak pengerjaan dengan pihak kontraktor.

Dengan demikian, kata dia, pengerjaan dapat dilakukan. Namun hingga saat ini proses pengerjaan belum terlihat sama sekali.

Oleh karenanya, ia mendesak Pemprov Sultra melalui Dinas PU Bina Marga dan SDA untuk segera action. Mengingat kondisi jalan yang semakin parah rusaknya.

“Kalau melihat di lapangan kondisi jalannya dan aspirasi masyarakat yang masuk, harus segera action, lagi pula sudah ada pemenang tendernya, jadi tidak ada alasan lagi”, jelasnya.

Tim Liputan : Faizal Tanjung
Editor : Fitho

Pos terkait