Daerah

Selama Setahun, BLK Kendari Laksanakan Belasan Paket Pelatihan Berbasis Kompetensi

LANGITSULTRA.COM | KENDARI – Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) non institusional yang dikenal dengan Mobile Training Unit (MTU) di Kabupaten Bombana dan Kabupaten Konawe resmi ditutup pada Selasa (21/12/2021).

Kepala BLK Kendari Dr La Ode Haji Polondu dalam keterangannya kepada awak media mengatakan bahwa dua pelatihan MTU yang ditutup yaitu program pelatihan Fitter Structur atau Las yang pelaksanaannya dilakukan di Desa Puumbinisi, Kecamatan Pondidaha Kabupaten Konawe dan di Kelurahan Boepinag Kecamatan Poleang Kabupaten Bombana.

“Dua paket pelatihan ini diikuti 16 peserta setiap program pelatihannya dan telah dimulai sejak 23 November lalu”, ungkapnya.

Dirinya menambahkan bahwa selama tahun 2021 pelatihan MTU BLK Kendari sebenarnya hanya 16 paket saja dan itu semua telah berakhir, namun karena masih ada sisa anggaran tahun 2021 maka pelatihan berbasis kompetensi non institusional di BLK kendari bertambah 3 paket dan total menjadi 19 paket pada tahun 2021 ini. Tambahkan 3 paket tersebut dilaksanakan 2 paket di Kabupaten Konawe dan 1 paket di Kabupaten Bombana.

Selain itu, ada pula dua paket pelatihan talenta muda yang telah dibuka dua minggu lalu oleh Gubernur Sulawesi Tenggara H. Ali Mazi SH. dan Ketua DPRD Sultra H. Abdurrahman Shaleh, SH.,M.Si.

“Tambahan tiga ini sudah kami tutup semuanya, dua paketnya kami tutup kemarin (red- Selasa) dan satu paketnya yaitu program pelatihan Tata Kecantikan Kulit yang dilaksanakan di Desa Puusangi Kecamatan Puriala Kabupaten Konawe, kami tutup pada 15 Desember lalu”, terangnya.

Lebih lanjut, dirinya menuturkan dengan usainya pelatihan tersebut, maka jumlah peserta pelatihan yang telah dilatih BLK Kendari pada tahun 2021 khusus pada paket pelatihan MTU sebanyak 304 orang.

“304 orang peserta pelatihan ini, sudah kami titipkan kepada Kepala Daerah tempat pelatihan itu kami laksanakan untuk diperhatikan, diberdayakan dan dibantu. Kami sendiri, akan terus memantau perkembangan mereka sejauh mana keterampilan yang didapatkan bisa dimanfaatkan,” jelasnya.

Menurutnya, Pelatihan yang diselenggarakan BLK Kendari merupakan program untuk mempersiapkan tenaga kerja terampil dan kompeten sesuai kebutuhan pasar kerja baik dunia industri dan dunia usaha serta mampu membuka usaha secara mandiri atau usaha berkelompok.

“Dalam proses pelatihan ini, kami juga memberikan pelatihan sikap mental kepada peserta dan meningkatkan kualitas kompetensi tenaga kerja dalam berbagai keahlian. Hal itu, kami lakukan karena BLK Kendari peduli dengan kebutuhan kompetensi masyarakat Sultra”, tutupnya.

Tim Liputan : Faizal Tanjung
Editor : Ewa

Selama Setahun, BLK Kendari Laksanakan Belasan Paket Pelatihan Berbasis Kompetensi
To Top