Daerah

Karantina Pertanian Kendari Pastikan Daging Kerbau Asal Surabaya Aman untuk Dipasarkan

LANGITSULTRA.COM | KENDARI – Ditengah kondisi pandemi seperti saat ini, asupan makanan yang mengandung protein hewani sangatlah baik dikonsumsi untuk menjaga daya tahan tubuh.

Seperti Daging kerbau yang merupakan salah satu penghasil protein hewani yang banyak digemari masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk dikonsumsi.

Selain konsumsi sebagai bahan pokok rumah tangga, daging kerbau juga banyak dijual di restoran dengan bermacam-macam bentuk olahan.

Dalam memenuhi permintaan daging kerbau di Sultra, banyak pedagang yang mendatangkan daging kerbau dari luar wilayah.

Sebanyak 6,5 ton daging kerbau asal Surabaya yang masuk di Sultra dilakukan pemeriksaan oleh Pejabat Karantina Pertanian Kendari sebelum dipasarkan kepada masyarakat.

drh. Adrian, Pejabat Karantina Pertanian Kendari yang bertugas mengatakan bahwa pemeriksaan dilakukan guna memastikan kelayakan daging untuk dikonsumsi.

“Dokumen persyaratan lengkap, jenis media pembawa dan jumlah sudah sesuai dengan fisik. Pada saat dilakukan pemeriksaan fisik, tidak ditemukan kemasan yang rusak atau daging yang mengalami pembusukan”, ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga melakukan pengambilan sampel untuk melakukan pemeriksaan di laboratorium berupa uji total plate count (TPC).

“Pengujian ini bertujuan untuk mendeteksi ada atau tidaknya cemaran mikroba pada daging”, terangnya.

“Setelah dilakukan uji laboratorium dan hasil uji laboratorium dinyatakan bebas dari hama penyakit hewan karantina maka 6,5 ton daging kerbau aman untuk dipasarkan di wilayah Sultra,” jelasnya.

Tim Liputan : Langit Sultra
Editor : Faizal Tanjung

Karantina Pertanian Kendari Pastikan Daging Kerbau Asal Surabaya Aman untuk Dipasarkan
To Top