Daerah

Guna Tingkatkan Keterampilan Pengolahan Biji Kakao, BPTP Sultra Gelar Bimtek Bagi Petani

LANGITSULTRA.COM | KENDARI – Badan Litbang Pertanian, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulawesi Tenggara didampingi dari Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengolahan Produk Tanaman Kakao dalam Mendukung Hilirisasi Teknologi Inovasi Pertanian di Sulawesi Tenggara.

Kegiatan dilaksanakan di PT Kakao Kolut Madani atau sering disebut Kakao Center Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Kolaka Utara.

Kegiatan Bimtek diikuti oleh 40 peserta yang terdiri dari petani kakao, teknisi pengolahan produk kakao dan Mantri Perkebunan Kab. Kolaka Utara.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan produksi dan produktivitas produk kakao yg ada d sultra serta daya saing yang didukung dengan teknologi pasca panen Kakao.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kolaka Utara yang di wakili oleh Kepala Bidang Perkebunan, menyambut baik kegiatan ini karena keterampilan dalam pengolahan kakao sangat dibutuhkan oleh petani kakao di Kab Kolaka Utara.

“Para peserta diharapkan dapat mengikuti bimbingan teknis dengan sebaik-baiknya, karena materi bimtek ini dibawakan oleh langsung peneliti kakao Prof. Dr. Ir. Rubiyo, M.Si dari Badan Litbang Pertanian Kementan dan peneliti madya Bapak Medan Yumas dari Balai Besar Hasil Industri Perkebunan Kementerian Perindustrian Makassar”, ungkapnya.

“Hadirnya kakao center diharapkan bisa menampung biji kakao yang ada di Kolut sehingga tidak ada lagi permainan harga pasar di tingkat pengepul, sehingga petani pun tidak merasa dirugikan,serta hasil olahan kakao dapat bersaing di pasaran”, tambahnya.

Dalam arahannya, Kepala Balitbangtan BPTP Sultra, yang diwakili oleh Koordinator KSPP Muhammad Adlan Larisu, SH, SP, M.Si menuturkan bahwa dalam upaya mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional di bidang pertanian khususnya peningkatan produksi kakao.

“Pemerintah melakukan terobosan kegiatan, salah satunya melalui Bimbingan Teknis ini”, ucapnya.

“Peserta dapat mengikuti materi kegiatan Bimtek ini sehingga proses diskusi untuk menyampaikan permasalahan teknis yang dihadapi kepada pemateri”, terangnya.

Pada Bimtek tersebut, peneliti kakao Badan Litbang Pertanian Prof. Dr. Ir. Rubiyo, M.Si menyampaikan materi budidaya tanaman kakao dan pasca panen.

“Masalah utama kakao di Indonesia selain rendahnya produktivitas, juga mutu biji kakao yang dihasilkan tergolong rendah di pasaran dunia. Umumnya kakao yang dijual berupa biji kering tanpa fermentasi”, jelasnya.

Acara dilanjutkan dengan pemberian materi oleh Bapak Medan Yumas yang dilanjutkan dengan diskusi, tanya jawab antara petani dan penyuluh.

Kegiatan dilanjutkan dengan praktek langsung penggunaan alat pengolahan kakao pada Kakao Center. Alat pengolahan kakao yang dipraktekkan antara lain mesin penyangrai biji, mesin pemisah kulit, mesin pemasta kasar, mesin pemasta halus dan mesin press bubuk.

Sementara itu, Asriadi salah satu petani sangat antusias menghadiri bimtek ini.

“Harapannya petani bisa meningkatkan pendapatan dengan pembelajaran teknik pengolahan kakao ini”, tutupnya.

Tim Liputan : Faizal Tanjung
Editor : Ewa

Guna Tingkatkan Keterampilan Pengolahan Biji Kakao, BPTP Sultra Gelar Bimtek Bagi Petani
Langit Sultra mengusung slogan Melihat Lebih Luas Dan Bijak merupakan media terpercaya, menyajikan informasi yang lebih jelas dan berimbang dalam memberitakan, serta menjadikan masyarakat lebih bijak menanggapi sebuah informasi, kami berkomitmen untuk memberikan dukungan bacaan yang baik dan bermutu demi terwujudnya media sebagai kontrol masyarakat yang positif dan mengedepankan persatuan demi terwujudnya indonesia yang lebih baik.

Copyright © 2018 Langitsultra[dot]com.

To Top