Daerah

Seorang Nelayan Meninggal Usai Terkena Petir Di Lautan

LANGITSULTRA.COM | BUTUR – Seorang nelayan yang bernama La Ode Basri (38) asal Desa Lamoahi, Kecamatan Kulisusu Utara, Kabupaten Buton Utara (Butur) Sulawesi Tenggara (Sultra) ditemukan tewas usai disambar petir dan hilang di lautan, jumat (12/3/2021).

Setelah melakukan pencarian selama dua hari, tim SAR menemukan korban sudah tidak bernyawa dan mengapung di lautan.

Korban sebelumnya pergi melaut memancing ikan seorang diri dari desanya, pada sore harinya turun hujan yang disertai petir sehingga korban secara tiba-tiba disambar petir dan terjatuh dari longboatnya.

Peristiwa yang dialami korban disaksikan nelayan lain yang melihat dari kejauhan, hal tersebut diungkapkan oleh rekannya yang turut mencari korban namun tidak ditemukan.

Tim Basarnas bersama Tim Gabungan SAR yang mendapat informasi kemudian segera melakukan pencarian selama dua hari dan menemukan korban sekitar 6 koma 7 Nautical Mile dari lokasi kejadian.

Aris sofingi selaku kepala Basarnas Kendari mengatakan korban yang sudah ditemukan kemudian dibawa ke rumah korban yang berada di Desa Lamoahi.

“jadi saat ini, korban sudah dievakuasi ke rumanya dan diserahkan langsung ke pihak keluarganya”, jelasnya.

Tim Liputan : Langit Sultra
Editor : Abdi

Seorang Nelayan Meninggal Usai Terkena Petir Di Lautan
Langit Sultra mengusung slogan Melihat Lebih Luas Dan Bijak merupakan media terpercaya, menyajikan informasi yang lebih jelas dan berimbang dalam memberitakan, serta menjadikan masyarakat lebih bijak menanggapi sebuah informasi, kami berkomitmen untuk memberikan dukungan bacaan yang baik dan bermutu demi terwujudnya media sebagai kontrol masyarakat yang positif dan mengedepankan persatuan demi terwujudnya indonesia yang lebih baik.

Copyright © 2018 Langitsultra[dot]com.

To Top