Daerah

Gema Pembebasan : Jokowi Tidak Pernah Memihak Rakyat

Aksi Unjuk Rasa Gema Pembebasan Sultra

LangitSultra.com, Kendari – Puluhan massa Gerakan Mahasiswa (Gema) Pembebasan Wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) berunjuk rasa di Perempatan Wua-Wua, (18/10/18) kamis pagi.

Para pengunjuk rasa membawa spanduk bertuliskan “Kenaikan Harga BBM dan Pelemahan Kurs Rupiah Terhadap Dollar, Bukti Rezim Jokowi Ingkar Janji”.

Aksi massa dipimpin koordinator Arwin Sholihin yang dalam orasinya menyatakan Pemerintahan Jokowi merupakan rezim yang ingkar terhadap janji- janji kampanye, “Rezim Jokowi merupakan rezim anti Islam, karena membubarkan ormas-ormas Islam dan suka mempersekusi ulama”, ungkapnya.

Para pengunjuk rasa juga menentang keberadaan LGBT di Sultra dan Indonesia karena bertentangan dengan Islam.

Lebih lanjut kata dia, “Selama 4 tahun pemerintahan, telah terjadi 12 kali kenaikan harga BBM menandakan bahwa Jokowi tidak pernah memihak rakyat”, tukas Arwin.

Ditengah-tengah aksi unjuk rasa massa bersitegang dengan aparat keamanan akibat massa menolak dibubarkan, Namun dapat diredam dan selanjutnya massa membubarkan diri.

Tim Liputan : Langit Sultra
Editor : Muhammad Asrul

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Langit Sultra mengusung slogan Melihat Lebih Luas Dan Bijak merupakan media terpercaya, menyajikan informasi yang lebih jelas dan berimbang dalam memberitakan, serta menjadikan masyarakat lebih bijak menanggapi sebuah informasi, kami berkomitmen untuk memberikan dukungan bacaan yang baik dan bermutu demi terwujudnya media sebagai kontrol masyarakat yang positif dan mengedepankan persatuan demi terwujudnya indonesia yang lebih baik.

Copyright © 2018 Langitsultra[dot]com.

To Top